Melestarikan Tradisi Pesantren, Santri Madin Al Kautsar Ikuti Muhafadzoh Sesuai Jenjang
Dalam upaya menjaga tradisi keilmuan pesantren sekaligus mengevaluasi hasil pembelajaran santri, Madrasah Diniyah Salafiyah Al Kautsar menggelar kegiatan Muhafadzoh Sesuai Jenjang pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang diikuti oleh seluruh santri sesuai dengan tingkat pendidikan masing-masing sebagai bentuk evaluasi atas penguasaan materi kitab yang telah dipelajari selama satu jenjang.
Muhafadzoh dilaksanakan di beberapa lokasi yang telah ditentukan dengan menghadirkan para dewan penguji yang kompeten di bidangnya. Setiap jenjang diuji sesuai kitab yang dipelajari, mulai dari Shorof, Aqidatul Awam, Jurumiyah, Nadhom Imrithi, hingga Nadhom Alfiyah Ibnu Malik. Adapun dewan penguji yang bertugas dalam kegiatan ini meliputi Ning Ana Minkhatur Rofi'ah, Ummina Hj. Masfuah L., Ning Naela Darojatil Aliyah, Ustaz Hasyim Asy'ari, Agus Akhsanul Muhtadin, Agus Ali Wava Al Hariri, serta KH. Muhammad Nadzir. Kehadiran para penguji tersebut diharapkan mampu memberikan penilaian yang objektif sekaligus menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kualitas belajarnya.
Dalam pelaksanaannya, para santri menunjukkan kesungguhan dan semangat tinggi saat menyetorkan hafalan maupun menjawab pertanyaan dari para penguji. Tidak hanya menguji kemampuan menghafal, muhafadzoh juga menjadi ajang mengukur pemahaman terhadap isi kitab serta kemampuan santri dalam menjelaskan materi yang telah dipelajari.
Kegiatan ini merupakan salah satu ciri khas pendidikan pesantren yang terus dilestarikan di Madrasah Diniyah Salafiyah Al Kautsar. Melalui muhafadzoh, santri dibiasakan untuk disiplin dalam belajar, istiqamah menjaga hafalan, serta bertanggung jawab terhadap ilmu yang telah diperoleh.
Pihak madrasah berharap kegiatan muhafadzoh mampu menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kualitas belajar, memperkuat penguasaan kitab kuning, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyampaikan ilmu. Selain sebagai evaluasi akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, ketekunan, dan adab dalam menuntut ilmu.
Dengan terselenggaranya Muhafadzoh Sesuai Jenjang, Madrasah Diniyah Salafiyah Al Kautsar terus berkomitmen melahirkan generasi yang memiliki pemahaman agama yang kuat, menguasai khazanah keilmuan Islam klasik, serta siap mengamalkan dan menyebarkan ilmu di tengah masyarakat.
Melalui tradisi muhafadzoh yang diwariskan dari generasi ke generasi, Madrasah Diniyah Salafiyah Al Kautsar tidak hanya mempertahankan nilai-nilai pendidikan salaf, tetapi juga membentuk santri yang berilmu, berakhlakul karimah, istiqamah dalam belajar, dan siap menjadi penerus perjuangan ulama. Diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi budaya akademik pesantren yang melahirkan lulusan berkualitas, memiliki penguasaan kitab kuning yang baik, serta mampu mengabdikan ilmunya demi kemajuan agama, bangsa, dan masyarakat.
Posting Komentar