Rabu, 23 September 2026

KUA Kecamatan Baureno Gelar BRUS 2026, Bekali Remaja Al Kautsar dengan Wawasan dan Karakter
smk

KUA Kecamatan Baureno Gelar BRUS 2026, Bekali Remaja Al Kautsar dengan Wawasan dan Karakter

 

Baureno — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baureno menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Tahun 2026 bagi siswa-siswi SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memberikan pembekalan kepada remaja agar memiliki wawasan, karakter, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa mendatang.

Kegiatan BRUS dilaksanakan sebagai ruang edukasi bagi para remaja usia sekolah untuk memahami berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan remaja, termasuk pentingnya membangun kepribadian yang baik, menjaga pergaulan, serta mempersiapkan masa depan secara matang.


Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan berbagai materi dan arahan yang relevan dengan kehidupan mereka sebagai generasi muda. Pembinaan diarahkan agar peserta mampu memahami pentingnya menjaga diri, membangun komunikasi yang sehat, serta memiliki sikap bertanggung jawab dalam mengambil keputusan.

Bagi lingkungan pendidikan Al Kautsar, kegiatan BRUS juga menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak, tanggung jawab, kedewasaan dalam bersikap, serta mampu menempatkan diri dengan baik di tengah masyarakat.

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Penyampaian materi yang dekat dengan kehidupan remaja memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan pemahaman sekaligus merefleksikan berbagai persoalan yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara KUA Kecamatan Baureno dengan lembaga pendidikan Al Kautsar dalam memberikan pendampingan kepada generasi muda. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran keluarga, sekolah, dan lembaga keagamaan dalam membimbing remaja menuju masa depan yang lebih baik.

Melalui Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) 2026, siswa SMP Islam Plus dan SMK Al Kautsar diharapkan semakin memiliki wawasan dalam menjalani masa remaja, mampu menjaga pergaulan, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki bekal nilai-nilai keislaman dalam kehidupan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Al Kautsar dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat, nusa, dan bangsa.

Kalau Anda punya tanggal kegiatan, pemateri dari KUA, serta materi BRUS yang disampaikan, saya bisa masukkan agar beritanya lebih lengkap dan siap langsung diposting di website.

Senin, 24 Agustus 2026

 Semarak Maulid Nabi, Al Kautsar Hidupkan Cinta kepada Rasulullah SAW
kegiatan

Semarak Maulid Nabi, Al Kautsar Hidupkan Cinta kepada Rasulullah SAW


Bojonegoro – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Yayasan Pondok Pesantren Al Kautsar Drajat menggelar kegiatan keagamaan dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali rasa cinta dan keteladanan kepada Rasulullah SAW di tengah keluarga besar Al Kautsar.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana bagi para santri, siswa, guru, serta seluruh keluarga besar yayasan untuk mengenang perjuangan dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan dapat semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana penuh kebersamaan tampak dalam rangkaian acara. Para santri mengikuti kegiatan dengan antusias, mulai dari pembacaan shalawat, pembacaan Maulid Nabi, hingga tausiyah keagamaan. Lantunan shalawat yang menggema menambah kekhidmatan sekaligus menghadirkan suasana kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, KH. Muhammad Nadzir mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW secara seremonial, tetapi juga menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam setiap aspek kehidupan. Kecintaan kepada Nabi hendaknya diwujudkan dengan mengikuti sunnah, menjaga akhlak, memperbanyak shalawat, serta meneladani perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam.



Bagi para santri, momentum Maulid Nabi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Nilai-nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama merupakan akhlak Rasulullah yang perlu terus dibiasakan dalam kehidupan di pesantren maupun di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Yayasan Pondok Pesantren Al Kautsar Drajat terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, beramal shalih, serta memiliki kecintaan yang kuat kepada Rasulullah SAW.



Semoga semangat Maulid Nabi menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar Al Kautsar untuk terus memperbanyak shalawat, memperbaiki akhlak, dan menghidupkan sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala ali Sayyidina Muhammad.

Kamis, 16 Juli 2026

Recharge Semangat, Guru dan Tendik Al Kautsar Perkuat Soliditas
kegiatan

Recharge Semangat, Guru dan Tendik Al Kautsar Perkuat Soliditas

Dalam upaya mempererat kebersamaan sekaligus menyegarkan semangat kerja, Yayasan Pondok Pesantren Al Kautsar Drajat menggelar kegiatan refreshing bersama yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan dari unit pendidikan di bawah naungannya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, membangun komunikasi yang lebih baik, serta meningkatkan sinergi dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Berbagai agenda kebersamaan, permainan kelompok, hingga aktivitas rekreasi dikemas secara menarik untuk menciptakan suasana yang santai namun tetap sarat makna. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang bertujuan mempererat hubungan antarguru dan tenaga kependidikan.

Melalui kegiatan refreshing ini, para peserta diajak untuk sejenak melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus membangun semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan tenaga kependidikan. Momen kebersamaan tersebut menjadi kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat, memperkuat rasa saling percaya, serta menumbuhkan kerja sama yang semakin erat.

Pimpinan yayasan menyampaikan bahwa kekompakan dan soliditas merupakan modal penting dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang maju dan berkualitas. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik serta hubungan yang harmonis antarwarga sekolah, diharapkan seluruh program pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi peserta didik.

Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam mendidik dan membina peserta didik. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa yang akan datang.

Suasana penuh canda, tawa, dan kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan saling mendukung semakin terasa, mencerminkan budaya kerja yang selama ini dibangun di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Al Kautsar Drajat.

Melalui kegiatan refreshing bersama ini, Yayasan Pondok Pesantren Al Kautsar Drajat kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengembangkan kualitas pendidikan, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang solid, profesional, dan harmonis. Diharapkan semangat baru yang lahir dari kegiatan ini mampu memperkuat kolaborasi seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, serta memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat.

 Asah Mental dan Kekompakan, Santri Al Kautsar Antusias Ikuti Outbound di Pantai Panduri
kegiatan

Asah Mental dan Kekompakan, Santri Al Kautsar Antusias Ikuti Outbound di Pantai Panduri

 

Dalam upaya membentuk karakter santri yang tangguh, mandiri, dan mampu bekerja sama, Pondok Pesantren Al Kautsar Drajat menyelenggarakan kegiatan outbound di Pantai Panduri. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para santri sebagai bagian dari program pembinaan karakter yang dikemas melalui aktivitas edukatif di alam terbuka.

Suasana Pantai Panduri yang asri dan sejuk menjadi tempat yang ideal untuk berbagai permainan dan tantangan yang dirancang guna melatih kekompakan, kepemimpinan, komunikasi, serta kemampuan memecahkan masalah secara bersama-sama. Dengan semangat kebersamaan, para santri mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh keceriaan tanpa mengurangi nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab.

Berbagai permainan kelompok yang disiapkan panitia mengajarkan pentingnya saling percaya, menghargai pendapat teman, serta bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Melalui kegiatan tersebut, santri belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan solidaritas tim.

Selain menjadi sarana rekreasi yang menyenangkan, outbound juga menjadi media pembelajaran di luar kelas yang memberikan pengalaman berharga bagi para santri. Berinteraksi langsung dengan alam memberikan kesempatan bagi mereka untuk lebih bersyukur atas nikmat ciptaan Allah SWT sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Pihak Pondok Pesantren Al Kautsar menyampaikan bahwa kegiatan outbound merupakan bagian dari pendidikan yang bertujuan membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu agama, tetapi juga memiliki mental yang kuat, jiwa kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta semangat kebersamaan yang tinggi. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Tawa dan semangat para santri mewarnai setiap permainan, menciptakan momen kebersamaan yang semakin mempererat ukhuwah di antara mereka. Para asatidz turut mendampingi dan memberikan motivasi agar setiap kegiatan dapat diikuti dengan baik serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

Melalui kegiatan outbound di Pantai Panduri ini, Pondok Pesantren Al Kautsar Drajat kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguatan ilmu, pembentukan karakter, dan pengembangan soft skills. Diharapkan pengalaman yang diperoleh selama outbound mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, kepedulian, serta semangat kebersamaan, sehingga para santri tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, tangguh, dan siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Rabu, 15 Juli 2026

Gerakan Indonesia Asri, Bentuk Generasi Peduli Lingkungan dan Bertanggung Jawab
smk

Gerakan Indonesia Asri, Bentuk Generasi Peduli Lingkungan dan Bertanggung Jawab

Sebagai bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia Asri (GIA) yang diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan karakter yang menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan Indonesia Asri dilaksanakan melalui berbagai aksi nyata, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, penataan taman, perawatan tanaman, pemilahan sampah, serta pembiasaan membuang sampah pada tempatnya. Seluruh warga sekolah terlibat secara aktif dengan semangat gotong royong demi menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kewajiban bersama sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Nilai-nilai kepedulian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama menjadi bagian penting yang ditanamkan selama kegiatan berlangsung.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan salah satu program yang mendukung terbentuknya budaya sekolah yang peduli lingkungan. Lingkungan yang bersih dan asri diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, meningkatkan semangat belajar peserta didik, serta membangun karakter positif yang akan terbawa hingga di luar lingkungan sekolah.

Selain menjaga kebersihan, peserta didik juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah dengan bijak, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bumi. Kebiasaan-kebiasaan sederhana tersebut diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh warga sekolah bekerja sama membersihkan setiap sudut lingkungan sekolah dengan penuh antusias. Melalui kegiatan gotong royong ini, peserta didik belajar bahwa lingkungan yang bersih dan sehat dapat terwujud apabila setiap individu memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab.

Dengan terselenggaranya Gerakan Indonesia Asri, SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan, disiplin, dan bertanggung jawab. Diharapkan semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus tumbuh menjadi budaya positif yang melekat dalam diri setiap peserta didik, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat. 

Selasa, 14 Juli 2026

Bijak Bermain, Bijak Belajar: MPLS Al Kautsar Edukasi Bahaya Kecanduan Game Online
smk

Bijak Bermain, Bijak Belajar: MPLS Al Kautsar Edukasi Bahaya Kecanduan Game Online

 

Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno menggelar kegiatan sosialisasi bertema "Dampak Negatif Kecanduan Game Online". Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membekali peserta didik baru agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Sosialisasi diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik baru. Dalam penyampaian materi, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai dampak yang dapat ditimbulkan akibat kecanduan game online, mulai dari menurunnya prestasi belajar, terganggunya kesehatan fisik dan mental, berkurangnya interaksi sosial, hingga risiko kecanduan yang dapat memengaruhi perkembangan karakter dan masa depan.

Selain menjelaskan dampak negatif, pemateri juga mengajak peserta didik untuk memahami pentingnya mengatur waktu penggunaan gawai, membangun kebiasaan belajar yang disiplin, serta mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti membaca Al-Qur'an, berolahraga, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan mengembangkan potensi diri.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa di era digital seperti saat ini, peserta didik perlu memiliki kemampuan dalam mengendalikan diri saat menggunakan teknologi. Game online pada dasarnya dapat menjadi sarana hiburan apabila dimainkan secara wajar, namun akan membawa dampak negatif apabila digunakan secara berlebihan hingga mengabaikan kewajiban belajar, ibadah, dan kehidupan sosial.

Melalui kegiatan ini, peserta didik juga diajak untuk lebih bijak dalam memilih konten digital, menjaga etika dalam bermedia sosial, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan mengembangkan kreativitas. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, dan cerdas dalam menghadapi tantangan dunia digital.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, sehingga para peserta didik dapat menyampaikan pengalaman maupun pendapat mereka mengenai penggunaan game online dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pentingnya menjaga keseimbangan antara hiburan, belajar, dan aktivitas positif lainnya.

Melalui MPLS Ramah, SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter serta literasi digital. Diharapkan seluruh peserta didik baru mampu menjadi generasi yang bijak dalam memanfaatkan teknologi, unggul dalam prestasi, serta berakhlakul karimah, sesuai dengan nilai-nilai yang ditanamkan di lingkungan Al Kautsar.

Senin, 13 Juli 2026

MPLS Ramah, Wujud Komitmen Al Kautsar Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Menyenangkan
smk

MPLS Ramah, Wujud Komitmen Al Kautsar Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Menyenangkan

 

Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, SM Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah bagi seluruh peserta didik baru. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, serta nilai-nilai karakter yang menjadi identitas pendidikan di Al Kautsar.

Mengusung semangat "Menjadi Keluarga Besar Al Kautsar, Tumbuh dalam Iman, Unggul dalam Prestasi, dan Mulia dalam Akhlak", MPLS Ramah dirancang sebagai kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan. Peserta didik diajak mengenal lingkungan sekolah melalui berbagai aktivitas yang membangun semangat kebersamaan, disiplin, serta rasa percaya diri.

Selama pelaksanaan MPLS, para peserta didik diperkenalkan dengan visi dan misi lembaga, tata tertib sekolah, budaya pesantren, program unggulan, serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang akan mereka ikuti selama menempuh pendidikan di Al Kautsar. Selain itu, mereka juga diajak berinteraksi dengan kepala sekolah, dewan guru, kakak kelas, serta seluruh warga sekolah sehingga tercipta suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan.

Berbagai materi pembinaan turut diberikan untuk membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama. Materi tersebut meliputi penguatan nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, literasi digital, serta pentingnya menjaga etika dalam pergaulan di lingkungan sekolah maupun di media sosial. Dengan pendekatan yang humanis, peserta didik didorong untuk aktif bertanya, berpendapat, dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan.

Melalui MPLS Ramah, sekolah ingin memastikan bahwa setiap peserta didik baru merasa diterima, dihargai, dan nyaman berada di lingkungan Al Kautsar. Suasana belajar yang aman dan menyenangkan diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, membangun kepercayaan diri, serta memudahkan proses adaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan, melainkan awal dari proses pembentukan karakter peserta didik. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan disusun dengan mengedepankan nilai-nilai edukatif, kebersamaan, dan pembiasaan akhlakul karimah sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul.

Melalui penyelenggaraan MPLS Ramah, SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berpusat pada peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan inspiratif. Diharapkan seluruh peserta didik baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan penuh semangat, siap meraih prestasi, dan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlakul karimah, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.



Rabu, 24 Juni 2026

Siaga Bencana Sejak Dini, Al Kautsar Gandeng PMI untuk Edukasi Keselamatan
kegiatan

Siaga Bencana Sejak Dini, Al Kautsar Gandeng PMI untuk Edukasi Keselamatan


Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran terhadap risiko bencana, SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan Edukasi Kebencanaan dan Pertolongan Pertama (P3K) pada Selasa, 24 Juni 2026.

Mengusung tema “Sekolah Tangguh, Generasi Siaga”, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi berbagai situasi darurat, baik bencana alam maupun kejadian yang memerlukan pertolongan pertama.

Dalam kegiatan tersebut, tim PMI memberikan materi mengenai jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar, langkah-langkah mitigasi bencana, prosedur evakuasi yang aman, serta teknik dasar pertolongan pertama pada korban kecelakaan maupun kondisi darurat lainnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Selain mendapatkan materi teori, peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung terkait penanganan korban, penggunaan peralatan P3K, serta simulasi tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami cara melindungi diri sendiri, tetapi juga memiliki kepedulian dan kemampuan untuk membantu orang lain ketika terjadi keadaan darurat.

Kerja sama dengan PMI ini menjadi wujud komitmen SMP Islam Plus Al Kautsar dan SMK Al Kautsar Baureno dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya membangun generasi yang memiliki jiwa kemanusiaan, tanggung jawab sosial, dan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Dengan terselenggaranya edukasi ini, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi yang tangguh, peduli, dan sigap bertindak, sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap menghadapi berbagai risiko bencana di masa mendatang.

“Kenali Bahaya, Kurangi Risiko, Selamatkan Sesama. Bersama Kita Siap, Bersama Kita Selamat.” menjadi pesan penting yang dibawa dalam kegiatan edukasi bersama PMI tersebut.